Jangan pernah mau terjebak dengan ketidakmengertian sebab ketidakmengertian adalah batu didalam sungai dan kita kita adalah air yang tidak akan tertahan oleh batu, jika tidak mengerti teruslah membaca bak air yang terus mengalir.
( Nanang Wijaya / 2004 ; Tanpa tanggal)
Sebuah makna yang kadang tak terungkap, sebab Tuhan kadang bicara terlalu sederhana sehingga kita tidak menghiraukannya. Bukankah kita selama ini terjebak pada rutinitas kita dan kita telah menganggap itu sebuah kewajiban bahkan takdir ? atau mungkin kita tidak terlalu berani untuk berubah. . . .sehingga moment perubahan terlewatkan begitu saja. . . . .pada akhirnya kita tak pernah bisa menangkap makna. . . . .
(Nanang Wijaya / 2004 ; Tanpa tanggal)
Banyak pertanyaan dan banyak jawaban.. . .tapi terkadang kita tak tahu bertanya dan tak tahu menjawab. . . . . sehingga kita hanya bisa menerima
(Nanang Wijaya / 2004 ; Tanpa tanggal)
Bukankah kita juga adalah pujangga ? pujangga atas kehidupan kita sendiri. . . .
(Nanang Wijaya / 2004 ; Tanpa tanggal)