Dari Normatif Menuju Relatif (Perjalanan Pertama)

absolute_relativityAgama memiliki dua dimensi, dimensi normatif dimana segala adalah benar, suci dan sempurna, dimensi interpretatif, dimana pemaknaan, interpretasi dan pewujudan pada pikiran serta prilaku atas dimensi normatif. Jika dimensi normatif tunggal dan bersifat pasti kebenarannya serta ilahiah, maka dimenasi interpretatif menjadi sangat beragam, relatif dan sangat manusiawi.

Level dimensi normatif hanya ada pada Tuhan dan termanifestasikan kedalam kitab suci an sich. Maka dimensi interpretatif berada pada level manusia yang merupakan hasil dari pembacaan, pemaknaan, pemahaman serta manifestasinya atas Tuhan dan Kitab SuciNya. Dan sebenarnya yang dapat kita oleh, yang terlihat oleh kita, yang dapat kita bincangkan, yang kita praktekkan, yang kita yakini, yang kita perjuangkan, yang kita dakwahkan kepada orang lain, tidak lain adalah dimensi interpretatif itu.

Dimensi yang seharusnya bersifat relatif tidak jarang di klaim sebagai satu-satunya kebenaran dan kemudian dipaksakan kepada orang lain. Akan tetapi tidak jarang juga orang menjadi tidak sadar akan sifat ke-relatifan nya ini. Sehingga tidak mau lagi melihat dan mempelajari yang lain. Maka kesadaran relatifnya kebenaran yang kita yakini sebenarnya mendapat landasan epistemologis ketika Nabi kemudian berkata bahwa. siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin sungguh beruntung…artinya proses perubahan akan terus terjadi…proses perkembangan pemahaman, keyakinan dan pemaknaan dari dimenasi normatif agama akan terus berjalan sampai kata Nabi “diliang lahat” (Belajarlah kau dari ayunan sampai liang lahat)

Akan tetapi jika keyakinan, kebenaran ataupun pemahaman dianggap sudah paripurna/sempurna maka proses dinamisasi tersebut berhenti dan kita kehilangan pekerjaan untuk belajar akibatnya kita pekerjaan kita beralih dengan menghina, menghakimi dan menilai keyakinan orang lain !!!!

Maka pelecehan atas keyakinan orang lain adalah tanda ke-jumud-an (statis) pemikiran

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Kajian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s