Sejarah dan Keyakinan Agama

Saya membuat riset kecil-kecilan terhadap hubungan sejarah dan keyakinan kegamaan, dan kesimpulan saya :

1. Sebagian besar ajaran agama dibentuk oleh sejarah atau ajaran agama sebagian besar berisi tentang sejarah

2. Sejarah bukan saja cerita tentang peristiwa masa lalu, akan tetapi sejarah membentuk dan membangun ajaran agama, sejarah membentuk keyakinan keagamaan satu ummat beragama…walaupun bukan satu-satunya faktor pembentuk ajaran

3. sejarah ini kemudian di akomodasi dalam kitab suci masing-masing. bahkan dalam islam di akomodasi dalam 2 sumber kepercayaan yakni Quran dan Hadits (catatan sunnah Nabi)

4. Interpreatasi atas sejarah dalam ajaran agama akan berpengaruh pada perbedaan keyakinan pada satu agama tertentu.

berikut beberapa penjelasan dari riset tersebut.

1. agama budha dibentuk oleh sejarah sang budha (sidharta gautama), hindu dibangun oleg sejarah mahabarata dan ramayana, sementara islam, yahudi dan nasrani memiliki akar sejarah yang sama walaupun berbeda pada akhir cerita sejarahnya masing-masing.

2. Ajaran Yahudi-Nasrani-Islam dibangun mulai dari penciptaan adam dan hawa, jika yahudi sampai pada Musa dan dilanjutkan rasul-rasul yang berbeda, Nasrani sampai pada Isa al masih kemudian dilanjutkan oleh rasul-rasul yang diyakini melanjutkan ajaran al masih….sementara Islam sampai pada Sejarah rasul Muhammad kemudian dilanjutkan pada sejarah-sejarah sahabat.

3. ketidakpercayaan kita terhadap sejarah-sejarah yang termuat dalam Kitab Suci sesungguhnya bisa menggugurkan keyakinan kita atas ajaran agama itu. bayangkan kalo orang Budha tidak percaya pad asejarah kehidupan Sidharta Gautama, bayangkan kalo Yahudi tidak percaya pada sejarah Musa atau Nasrani tidak percaya kepada Rasul Paulus atau islam tidak percaya kepada Hadits-hadits….

4. Point 3 diatads menunjukan posisi penting sejarah dalam membangun keyakinan keagamaan kita. Bahkan jika dipelajari dengan baik…..Kitab Injil murni berbicara tentang sejarah kehidupan Isa al Masih…dan dalam Quran kita temukan begitu banyak ayat tentang sejarah kenabian.

5. Akan tetapi sejarah yang termuat dalam Kitab Suci ternyata di interpretasi oleh umat (pembaca), ini kemudian melahirkan tafsiran baru…tafsiran baru ini membentuk alur keyakinan spesifik dalam satu kelompok keagamaan.

6. Contoh : Kisah Adam-Hawa-Buah Khuldi….Yahudi-nasrani-islam meyakini kejadian ini….tapi dengan tafsiran yang berbeda……Yahudin dan nasrani cenderung menafsirkan kejadian itu adalah dosa yang dilakukan oleh Adam akibat tergida oleh Syetan yang pada akhirnya mereka meyakini dosa asal/dosa keturunan/setiap anak terlahir sudah menanggung dosa tersebut….

berbeda dengan Islam….saya menemukan penjelasan versi Ali syariati ; bahwa peristiwa itu justru menunjukan kesadara atas eksistensi manusia bahwa ia memiliki kehendak bebas, jika kehendak bebas itu diperlawankan dengan dengan kehendak Tuhan maka ia akan derajat kemanusiaannya akan jatuh, seperti kejatuhan adam ke bumi…..

7. belum lagi tafsiran atas pembunuhan yang dilakukan anak-anak adam atau penyembelihan Ismail atau 10 perintah nabi Musa di gunung tursina, sejarah Ibrahim, sejarah Ishak…

8. Khusus Yahudi-Nasrani-Islam memiliki sejarah yang tidak jauh berbeda akan tetapi memiliki penafsiran dan pemaknaan yang sangat berbeda…..dan itu sangat berpengaruh pada keyakinan….sampai pada perbedaan keyakinan.

9. sejarah sangat berpengaruh pada keyakinan, keimanan sampai pada kekafiran.

10 satu contoh lagi….sejarah detik-detik terakhir Isa al masih di taman getsamani…..Nasrani menceritakan lain sampai pada penyaliban Isa dan Islam bercerita lain….

11. Ini membuktikan bahwa posisi sejarah sesungguhnya tidak main-main dalam agama, ia bisa membuat kita beriman akan tetapi ia bisa membuat kita kafir…

12. Sayangnya pertemuan-pertemuan ilmiah untuk membahas sejara jarang di lakukan sebab sangat sensitif, berkenaan dengan jantung ajaran agama.

13. Dalam islam kenyataan itu pun ditemukan, perbedaan sunni-syiah sejak puluhan tahun yang lalu sesungguhnya salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah sejarah dan interpretasi serta pemaknaannya.

14. akan tetapi saya menemukan bukan cuma sunni-syiah, hampir semua kelompok-kelompok dalam Islam selalu menemukan sandaran ajarannya pada pemaknaan dan interpreatsi tertentu dari sejarah, walaupun ada faktor lain seperti perdebatan kalam.

15. Dan sayang juga petemuan-pertemuan ilmiah dalam membahas perbedaan atas interpretasi dan pemaknaan sejarah ini jarang dilakukan oleh sesama Muslim.

Akan tetapi dari Riset ini dapat kita lihat bagaimana sejarah begitu berpengaruh pada keyakinan dan kemurniaan keimanan kita….jadi hati-hati dalam menerima, memaknai dan menginterpretasikan sejarah dalam agama.

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s