Dibalik Larangan Bertanya

Ada sebagian orang (pemuka agama, ulama, penceramah, ustad, murabbi, mentor, instruktur, dll) melarang ummatnya untuk banyak bertanya soal hal-hal dasar dalam agama seperti Soal ketuhanan, soal takdir, soal kejahatan dimuka bumi kenapa ada, dll

pertanyaannya ” Kenapa ? ” :

A. Sebab Agama tidak punya jawaban atas hal-hal itu

B. Sebab Orang-orang yang melarang (pemuka agama, ulama, penceramah, ustad, murabbi, mentor, instruktur, dll) itu tidak tahu jawabannya, dari pada ketahuan tidak tahu, lebih baik ummat dilarang untuk bertanya

C. Semua Jawaban diatas Benar

D. Apakah ada pililahan jawaban yang lain ?

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Catatan Harian. Tandai permalink.

2 Balasan ke Dibalik Larangan Bertanya

  1. krupukcair berkata:

    Jawabannya pasti ada, tapi mungkin karena tidak mampu merasionalkan penanya akan hal yang di tanyakan sebab perihal ke-Tuhanan adalah supra-rasional.

  2. freedom berkata:

    karena keberadaan Tuhan itu muncul dari ketidaktahuan dan ketidakberdayaan manusia mengungkap misteri kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s