Analogi-Analogi (bagian 2)

Setelah bingung mencari dimana Universitas Tadulako (baca analogi bagian pertama), si Bapak akhir beristirahat di sebuah warung.

Lalu si Bapak pun memesan minuman “buatkan saya satu cangkir kopi susu….gulanya jangan banyak”

Tak berapa lama, seorang pelayanan membawakan pesanannya.

Sambil menatap cangkir yang ada didepannya, si Bapak berpikir

“seharusnya saya melihat “ada” kopi (bisa juga kata “ada” diganti dengan kata “eksistensi”)
“seharusnya saya melihat “ada” susu
“seharusnya saya melihat “ada” gula
“seharusnya saya melihat “ada” air

Tapi kenapa didalam cangkir itu hanya terlihat air yang berwarna coklat tua dan berasa manis ?

Lantas kemana eksistensi kopi, eksistensi susu dan eksistensi gula yang seharusnya ada ?

Apakah semua yang ada tadi (gula,kopi, susu dan air) telah menyatu dan kehilangan eksistensi mereka untuk menciptakan eksistensi yang baru yakni “Kopi Susu” ?

Si Bapak bingung lagi………………….

….

——————–

Kita bisa pelajari kesatuan dalam keragaman dan keragaman dalam kesatuan

Iklan

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Kajian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s