Paradigma Konflik Dalam Sistem Kepribadian

Ada manusia hidup dan membangun sisktem kepribadiannya dengan menggunakan paradigma konflik, ciri-ciri kepribadian dengan paradigma konflik :

1. Orang tersebut selalu memandang bahwa hidup ini penuh dengan persaingan, pertarungan dan perjuangan. Dimana setiap orang berusaha mengalahkan orang lain dan melebihkan dirinya.

2. Dia akan selalu memandang orang lain sedang berusaha mengalahkannya

3. Akibatnya dia akan terus berusaha untuk selalu menang, selalu sempurna, bisa mengalahkan yang lain, lebih unggul dari yang lain, lebih baik dari yang lain didepan orang lain.

4. Dia menjadi pribadi yang egois, ingin menang sendiri, ingin sukses sendiri, ingin sempurna sendiri, ingin selamat sendiri, ingin unggul sendiri. dst

5. Dia tidak peduli dengan orang lain, kesuksesan orang lain, kesempurnaan orang lain, usaha orang lain.

6. Kalaupun ia membantu, karena dengan bantuan tersebut ia dapat meraih kesuksesan dirinya sendiri.

7. Dia akan menghindari bekerja dengan sekelompok orang, sebab dia akan berpikir, bahwa dalam kelompok, keunggulannya tidak akan terlihat. Kesuksesan kelompok akan dianggap bukan kesuksesan dia tapi kesuksesan bersama.

8. Dia akan takut berbagi/membantu segala hal yang dia pikir karena berbagi/membantu, orang lain akan lebih sukses dari pada dirinya

9. Dia akan selalu curiga dengan orang lain. Dia selalu berpikir bahwa orang sedang memusuhinya, membicarakan kejelekkannya, Dia selalu berpikir bahwa orang sedang berusaha bersaing dengannya.

Ketika orang didepannya tertawa, dia langsung berpikir bahwa orang itu sedang menertawakannya.

Jika didepannya ada orang yang berbicara dengan pelan/berbisik, dia langsung berpikir, bahwa orang tesebut menggunjingkannya

Maka tidak jarang dia kehilangan teman, akibat dari prasangkannya sendiri.

10. Dia tidak bisa dikritik, sebab kritikan berarti menggugat kesempurnaannya, kehebatannya atau keunggulannya. Kalaupun ia minta di kritik, sesungguhnya dia tidak siap mendengar kritikan.

11. Maka jika seseorang mengkritiknya, ia akan merasa kehilangan segalanya, sedih dan menjadi rendah diri. Setiap kritik akan sangat mengganggu hidupnya.

12. Ketika orang lain sukses, maka dia akan sedih dan iri

13. Ketika dia sukses, maka ia membanggakan kehadapan orang lain dengan anggapan orang lain akan tidak bisa seperti dia.

14. Ketika dia gagal, maka dia akan berusaha menyalahkan orang atas kegagalannya.

15. apa lagi ya ??????

Iklan

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s