Analogi-analogi (Bagian ke enam)

Si Bapak akhirnya menyelesaikan kopi susu yang begitu dinikmatinya, ketika hendak keluar, si Bapak melihat pelayan mengumpulkan sisa makanan yang ada diatas meja kemudian langsung melemparkannya keluar untuk ayam-ayam yang ada diluar warung….

ayam-ayam langsung lari berebutan sisa-sisa makanan tersebut……

Si Bapak langsung berpikir…..seandainya yang dilemparkan adalah adalah intan dan sisa-sisa makanan…apakah ayam-ayam itu memilih intan atau tetap memilih sisa-sisa makanan ?

Jawabannya pasti ayam-ayam itu memilih sisa-sisa makanan.

Kenapa ??????

Bukankah intan lebih berharga dari sisa-sisa makanan ?????

Menurut kita….intan lebih berharga….tapi bagi ayam….sisa-sisa makanan lebih berharga…..

SESEORANG HANYA MENGAMBIL SESUATU YANG DIA TAHU BERHARGA BUAT DIRINYA…..

Anda tawarkan sebuah jalan kebenaran kepada seseorang……dia akan menerima jika dia tahu itu berharga….tapi jika tidak ia akan tinggalkan….walaupun itu jalan kebenaran…..

Anda tawarkan Islam kepada Non Islam…….

Anda tawarkan satu mazhab kepada orang lain……

Anda tawarkan satu idiologi kepada orang lain……

Anda tawarkan satu jalan pencerahan kepada orang lain

Jangan-jangan anda sama dengan orang yang sedang menawarkan intan dan sisa-sisa makan kepada ayam.

Tetap saja ayam memilih sisa-sisa makanan….

Si bapak tersenyum dengan pikirannya…….

Bersembung ke analogi yang berikutnya

Iklan

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s