Kota Luwuk Dalam Benturan Peradaban (Catatan-catatan Dalam Liburan)

Dalam kajian sosiologi Perkotaan dan Sosiologi Design, dijelaskan bahwa pembangunan kota didasarkan pada karakter masyarakat kota tersebut (karakter itu bisa berupa visi, cita2, keinginan atau sifat).

Maka karakter Masyarakat tersebut terwujud kedalam pembangunan kota yang diwakili dengan simbolisasi gedung, bangunan, monumen, menara, taman, dll

Jika masyarakat pendidikan….maka yang dibangun adalah sekolah-sekolah, perpustakaan, taman-taman belajar, dsb

Jika masyarakat budaya….maka yang dibangun adalah gedung2 kebudayaan, theatre, panggung budaya, peninggalan budaya, candi, taman budaya, dll

Jika masyarakat religius…maka yang dibangun tempat ibadah, tempat kajian agama, dll

Jika masyarakat militer….maka yang dibangun adalah benteng pertahanan, gudang senjata, pelatihan militer, dll

Jika masyarakat kapitalis…maka yang dibangun adalah pasar, swalayan, mall, tempat belanja lainnya…

————-

hampir dua tahun yang lalu terakhir saya ke kota luwuk….dan liburan kali ini saya sempatkan lagi untuk berlibur di kota itu….

Tidak banyak perubahan…..tapi ada yang membuat saya berpikir tentang sosiologi perkotaan dan sosiologi design adalah pembangunan sebuah mall.

Mall adalah karakter masyarakat kapitalisme untuk memenuhi kebutuhan konsumersime masyarakat….

apakah masyarakat luwuk adalah masyakat kapitalisme ? tidak mudah menjawabnya….tapi saya akan mudah menjawab bahwa masyarakat luwuk sedang menuju/berkembang ke masyarakat kapitalisme/konsumersime..

..

Bagi marx, giddens, weber….ini adalah wajar.

Tapi yang unik di kota luwuk adalah :

PEMBANGUNAN MALL TERSEBUT BERDAMPINGAN DENGAN MESJID RAYA LUWUK (Masjid terbesar dikota diluwuk)

Mall adalah simbol kapitalisme sementara masjid adalah simbol religius…..dan di kota Luwuk…dua simbol tersebut berdampingan…..

Saya jadi ingat dengan tesis Samuel P Huntington yang mengatakan bahwa yang akan menghalangi perkembangan peradaban kapitalisme adalah peradaban religius……

Sementara di Luwuk….dua simbol peradaban tersebut berdiri berdampingan…. 🙂

Apakah dua peradaban ini bisa menyatu ? tergantung……

Bagi saya Kapitalisme/Konsumerisme tidak akan pernah bisa menyatu dengan Islam….sebab Islam justru datang salah satu tugasnya adalah menumbangkan sistem kapitalisme…..

Lantas bagaimana dengan Masyarakat Luwuk ?

Dua simbol peradaban itu berdiri berdampingan….justru akan menjadi ujian bagi masyarakat luwuk….apakah mereka memilih untuk ikut dalam peradaban kapitalisme atau ikut dalam peradaban religius….

Orang akan memilih…apakah mereka ke Mall…..atau mereka ke masjid……

Tapi pilihannya….bisa….setelah dari masjid lalu ke mall….atau setelah dari mall lalu ke masjid…….

saya jadi ingin lihat kota luwuk…..jika Mall itu sudah berkativitas…….lalu melihat diwaktu-waktu shalat…..apakah masjid lebih ramai dari mall….atau…mall lebih ramai dari masjid….

apalagi dimusim ramadhan/lebaran….biasanya Mall menawarkan obral harga gila-gilaan….sementara masjid menawarkan obral pahala……..

————-

Selama liburan….setiap melewati masjid dan mall ini….saya selalu tersenyum….ternyata benturan peradaban samuel huntington….saya temukan disini.

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Catatan Harian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s