Si Faqir dan Sahabatnya Si Jenggot Tipis (Seri Cerita Sangat Pendek)

Kekesalan si Faqih kepada sahabat karibnya (si jenggot tipis) sudah mencapai puncaknya….bagaimana tidak…sahabatnya yang satu ini selalu memanggil si Faqih dengan panggilan…”akhi”….”antum”……gerah si Faqih mendengarnya

Hingga ada kesempatan si Faqih akhirnya menumpahkan kegerahannya kepada sahabatnya itu (si Jenggot Tipis)

“Hai kawan….kamu pikir dengan memanggil orang dengan akhi…antum…akhi…antum…kamu pikir kamu sudah menjadi Muslim yang baik ? kamu merasa sudah menjadi Islam yang sejati gitu ? kamu pikir dengan berbahasa arab…kamu sudah dijamin masuk surga ?

“ini khan identitas Islam…..” sahut Si Jenggot Tipis

” Identitas Islam apaan !!!!……tahu tidak…itu si abu jahal…abu lahab…dan abu-abu yang lain…yang kafir…jahiliyah…juga pake bahasa arab….memangnya kalo sudah pake bahasa Arab…sudah Islam…tidak kawan !”

” Tapi ini khan bahasa Quran….” Si jenggot Tipis tetap membela diri

“iya…itu bahasa Quran….kita wajib mempelajarinya….supaya kita ngerti Quran…bukan kita wajib memakainya supaya kelihatan Islami….lagian tidak perintah untuk memakai bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari…..trus apa memang ada larangan menggunakan bahasa kita sendiri…..bahasa Indonesia…bahasa daerah..untuk bergaul ??? ada gitu larangannya ????”

Malah kalau bisa kita menggunakan bahasa setempat dalam mengajarkan Islam……supaya lebih bisa dimengerti…tahu tidak kamu ada ayat menyebutkan para Nabi itu menggunakan bahasa kaumnya…walaupun tafsirannya macam-macam…tapi bisa juga ditafsirkan menggunakan bahasa…kebiasaan…adat…. setempat untuk mendakwahkan Islam…

“bukannya pake antum…akhi…antum…akhi….pake saja bahasa lokal…khan lebih bisa diterima…jangan sampai dakwah Islam sama dengan proses arabisasi” si Faqih berapi-api

“kita harus bedakan…mana budaya arab…mana budaya Islam….kemudian kita harus bedakan mana budaya Arab yang tetap dipakai dalam Islam….mana budaya Arab yang kemudian dilarang oleh Islam…

“jangan berpikir….semua budaya Arab…sudah pasti budaya Islam…kita juga harus membedakan dong..jangan semua jadi wajib…..”

“kita juga harus bedakan mana budaya lokal yang sejalan dengan Islam…mana yang bertentangan….yang sejalan..ya digunakan….sementara yang bertentangan…ya ditolak…jangan semua pukul rata…pokoknya budaya lokal…bukan budaya arab….lalu dianggap bukan Islam….itu sempit cara berpikirnya”

“kalo mau identitas Islam…keadilan…disiplin..tepati janji…tepat waktu….menebar rahmat ke seluruh alam…dan paling penting identitas islam itu akhlak….akhlak….akhlak”

“itu juga….jenggot tipismu….” ujar si Faqih sambil menunjuk jenggot tipis sahabatnya

” itu si Karl Marx Komunis dan si Darwin teori evolusi…jenggot mereka lebih lebih lebat dari punyamu…apa mereka langsung beridentitas Islam ?”

“tapi ini khan tempat bergantungnya para bidadari” Si Jenggot tipis tetap membela dirinya

“kasian betul itu bidadari…..diciptakan hanya untuk bergantung di jenggotmu hanya lima helai itu….betul-betul pathriarki!!!!!!”

sahabatnya itu langsung memegang jenggotnya….takut si faqih mencabut jenggotnya yang hanya 5 helai itu…..dan lari keluar ruangan……takut jenggot tipisnya terkena imbas….soalnya biar hanya lima lembar….tapi bisa menjatuhkan hati para  *xxxxxxx*…..yang memiliki paham yang sama

🙂

(avatarwijaya.bandung.02.02.20.11.11.45)

(avatarwijaya.bandung.02.02.20.11.11.45)

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Catatan Harian, Kajian. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Si Faqir dan Sahabatnya Si Jenggot Tipis (Seri Cerita Sangat Pendek)

  1. affan05 berkata:

    Saya orang indonesia yg beragama islam, bukan orang islam yg numpang tinggal ∂ï indonesia. Sederhanalah dlm beragama, ditengah2 ãǰā, sampai ALLOH memberi hati yg istiqomah…
    Dan barangkali, jika konsepnya adalah ad diinun nasihah, maka tidak aϑa yg terluka dan terusik perasaannya atas nasihat yg disampaikan… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s