Dongeng Putri Angsa dan Pencarian Makna Hidup (bag III, Pangeran Shiva)

Pangeran shiva hanya bisa memandang dengan sedih dari balik jendela…..diluar hujan sedang turun…setiap hujan turun….hati Pangeran Shiva selalu sedih…..tanpa bisa dijelaskan, hati Pangeran Shiva langsung sedih tatkala hujan turun…..pangeran langsung menjadi tak bersemangat….dan lebih memilih duduk termenung didekat jendela sambil memandang ke luar istana……

walaupun guru istana selalu mengajarkan kepada Pangeran Shiva bahwa dengan turunnya hujan akan memberi kesuburan kepada tanah…..tapi tetap saja setiap hujan turun hati Pangeran Shiva tetap sedih…kebiasaan Pangeran tersebut menjadi bahan gosip dikalangan dayang-dayang istana…..sampai muncul kesimpulan bahwa hubungan antara sedihnya Pangeran dan Hujan turun menurut para dayang istana….berkenaan dengan kematian ibunya…..

Selain itu, kesedihan Pangeran Shiva bertambah ketika ia dilarang untuk bermain bola bergabung dengan anak-anak para pekerja istana ketika hujan yang dengan riang gembira di lapangan belakang istana….sebagai Pewaris Tahta satu-satunya….maka kesehatan Pengeran Shiva menjadi prioritas seluruh penghuni istana….

Sebenarnya Pangeran Shiva bukan satu-satunya anak dari Raja, ia memiliki 6 saudara…..akan tetapi ke enam saudaranya semuanya meninggal dunia tatkala di lahirkan….sementara Pangeran Shiva selamat ketika dilahirkan…akan tetapi kehidupan Pangeran Shiva harus ditukar dengan kehidupan ibunya….ketika Pangeran Shiva lahir….segala penjuru negeri bergembira dan berharap agar Pangeran Shiva berumur panjang….akan tetapi karena sudah terlalu tua dan terlalu banyak kehilangan darah, ibu permaisuri tidak bisa bertahan…dan akhirnya meninggal.

Seluruh penjuru kerajaan menjadi dilema, disatu sisi mereka bergembira, bahwa Pangeran terakhir telah lahir dengan selamat….tapi disisi yang lain…mereka harus bersedih…kerajaan harus kehilangan seorang permaisuri yang bijak…yang selama ini setia mendampingi Raja dalam keadaan apapun….ketika kelahiran Pangeran Shiva dan kematian permaisuri….hujan turun selama 3 hari…seolah-olah ikut berduka….itulah sebabnya para dayang istana selalu menghubungkan perasaan Pangeran Shiva yang selalu sedih ketika melihat hujan….

karena sebagai pewaris tahta satu-satunya….maka Pangeran Shiva benar-benar mendapat perhatian dari semua orang….terutama ayahnya sebagai Raja….tim dokterpun disiapkan…tim penyiap makanan pun disiapkan….tim penjaga yang setiap saat bisa memenuhi kebutuhan Pangeran pun dibentuk….Raja tak ingin sesuatu terjadi pada Pangeran Shiva….sebab ia telah merasakan kehilangan 6 orang pewaris tahta…

bersambung…..sinyal inspirasi hilang-hilang😦

 

(avatarwijaya.bandung.08.02.20.11.19.50)

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Catatan Harian, Kajian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s