Filsafat Kebohongan Menurut Teman Saya (catatan 30.06.20.11.08.00)

Dia datang kepadaku sambil uring-uringan, mulutnya tidak henti-hentinya mengutuk para pejabat tinggi negeri ini, negeri ini sudah penuh kebohongan dan tidak satupun lembaga tinggi negeri ini yang bisa dipercaya katanya….Kepresidenan – DPR – MK – MA – KPU – KPK – dll   tidak ada lagi yang bisa dipercay…..

Sepanjang malam ia bercerita panjang lebar soal rahasia dan kebohongan yang ia sebut “filsafat kebohongan”. Dari beberapa pernyataannya, berikut yang masih teringat di kepalaku sampai pagi ini, yang menurutku adalah hikmah yang bisa dipakai dalam setiap segi kehidupan, bukan cuma politik tingkat tinggi negeri ini.

1. Tidak ada yang abadi di muka bumi ini…termasuk rahasia dan kebohongan….serapat apapun rahasia itu ditutup dan sebagus apapun kebohongan itu dirancang….satu saat dia akan terungkap…sebab Tuhan itu maha benar…dan tidak suka dengan ketidakbenaran…Tuhan mengungkap kebohongan negeri ini dengan caraNya sendiri……ini kata teman saya “tamatnya kebohongan”

2. Rahasia atau merahasikan sesuatu….untuk menjaga rahasia terkadang kita harus membangun kebohongan-kebohongan…..ini kata teman saya “basis utama kebohongan”.

3. Untuk menjaga kebohongan….kita harus membangun kebohongan yang lain….satu kebohongan akan melahirkan kebohongan-kebohongan berikutnya….ini kata teman saya “reproduksi kebohongan”

4. Untuk menjaga rahasia dan untuk menjaga kebohongan sebelumnya…pelaku akan terus menciptakan kebohongan baru…pelaku seolah-olah “dipaksa” untuk terus melakukan kebohongan oleh sistem/keadaan yang dia buat sendiri..ini kata teman saya “ketergantungan kebohongan”

5. Jadi diseputar sebuah rahasia…akan terdapat rantai kebohongan yang panjang…yang justru akan menjerat pelakunya sendiri….yang akan benar-benar bermasalah ketika terungkap…kebohongan itu semacam lubang jebakan yang akan menjerat pelakunya sendiri….ini kata teman saya “cermin kebohongan”

6. Rantai rahasia dan kebohongan…akan menyiksa bathin…disatu sisi dia harus menjaga rahasia dan kebohongan…tapi disisi yang lain hati dan pikirannya melakukan penolakkan untuk melakukan itu…sementara disisi yang lain..kebenaran akan terus menampakkan dirinya….ini kata teman saya “konstruksi segitiga realitas kebohongan”

7. Pelaku akan terus hidup dalam desakan kebenaran dan kepentingan untuk menjaga ketidakbenaran (kebohongan)….ini kata teman saya “pertarungan pilihan”

8. Jeratan kebohongan ini hanya bisa dilepaskan dengan kejujuran…..ini kata teman saya “pedang pembebasan”

9. Kejujuran akan menebas semua kebohongan….pelaku akan mengalami sakit ketika ia jujur…tapi rasa sakit itu akan membebaskan dari ketersiksaan bathin…..membebaskan dia dari kesalahan…membebaskan dia dari kepura-puraan…dan akan membahagiakan…dengan kebahagiaan sejati…..”tebasan yang membebaskan”

10. Negeri ini perlu kejujuran… ini yang penting kata teman saya itu🙂

sebelum ia pergi…ia menitip pesan kepadaku “berusahalah untuk tidak memiliki rahasia….kalaupun harus memiliki rahasia…berusahalah untuk tidak menjaga rahasia itu dengan kebohongan”…..ia lalu pamit dengan wajah sumringah….berbeda dengan wajah dia ketika datang.

🙂

(Nanang Wijaya / bandung.30.06.20.11.08.00)

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s