Bidadari

Mereka sih bukan bidadari beneran, yang oleh sebagian orang beragama bahwa bidadari beneran itu kerjaannya gelantungan di jenggot para lelaki.

tapi mereka mahasiswa di kampus, saya sih nggak panggil mereka bidadari, tapi setiap mereka saya punya panggilan berdasarkan kejadian tertentu.

saya punya alasan menyebut mereka bidadari, bukan karena kecantikan mereka (biasanya laki-laki kalau mau merayu wanita selalu memanggil wanita dengan sebutan bidadari, walaupun sang wanita itu lebih cocok dipanggil bidadara atau dipanggil mas)

saya punya alasan memanggil mereka bidadari, tapi kali saya belum bercerita tentang alasan itu.

saya mau cerita kebingungan saya soal pendapat sebagian orang yang percaya bahwa semakin banyak dan panjang jenggot seorang laki-laki semakin banyak bidadari yang bergelantungan disitu.

saya benar2 tidak bisa menerima pendapat, benar2 mengekpresikan idiologi pathriarki, pemahaman menempatkan pembagian jenis kelamin menjadi dasar perbedaan derajat, status dan peran. Dan sialnya perempuan selalu mendapat derajat dan status yang lebih rendah dibanding laki-laki.

saya percaya manusia diciptakan setara, tidak ada perbedaan derajat. Tuhan tidak menciptakan perempuan hanya untuk melengkapi laki-laki. itu sebabnya saya tidak percaya jika ada ajaran yang menggambarkan bahwa hawa diciptakan hanya karena adam merasa kesepian.

hawa dan adam diciptakan untuk mengemban tugas besar secara bersama. kalau terjadi perbedaan antara laki-laki dan perempuan itu bukan soal derajat atau martabat. tapi masalahnya dunia selalu membagi derajat manusia berdasarkan pekerjaan yang digeluti.

sebutlah menjadi pemimpin memiliki derajat yang tinggi sementara menjadi tukang masak memiliki derajat lebih rendah. padahal tanpa tukang masak sang pemimpin pun pasti mati kelaparan.

akhirnya saya mencurigai kalau pemahaman bidadari dan jenggot itu adalah idiologi yang mau mempertahankan kekuasaan laki-laki atas perempuan.

iseng banget sih Tuhan kalau ciptakan bidadari yang untuk bergelantungan di jenggot para lelaki

(nanang wijaya ; Palu 25 Mei 2013)

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Catatan Harian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s