Cerita Tentang Jilbab (Diskusi Singkat Dengan Mahasiswa)

jilbabSeorang mahasiswa datang berdiskusi tentang Jilbab dengan saya. Begitu berapi-api dia menyatakan wajibnya jilbab dan akan berdakwah dengan mahasiswa lain agar memakai jilbab di kampus. Bahkan dia juga menyarankan kepada saya agar mendiskusikan soal Jilbab dengan Dekan agar menjadi peraturan di fakultas.

Saya menjawab sarannya : Soal Jilbab memang wajib sebab Jilbab adalah syariat dari Allah, Tapi mendakwahkan jilbab harus lebih barhati-hati.

Jilbab bukan hanya wajib kepada mahasiswa lainnya, tapi juga kepada Ibu kita di rumah, Kakak perempuan kita di rumah, adik perempuan kita di rumah, keluarga-keluarga dekat kita di rumah.

Jangan sampai kita memaksa-maksa mahasiswa perempuan untuk pakai jilbab dengan segala ancaman dosa, neraka, sesat dan cap melawan Tuhan. Tapi di rumah kita sendiri Ibu yang melahirkan kita, kakak kita, adik kita, tante kita, sepupu kita, keponakan kita ternyata tidak pakai jilbab,

Jika sudah tahu wajibnya Jilbab mulailah berdakwah pada keluarga terdekat” kataku sambil tersenyum

Mahasiswa itu pun hanya terdiam mendengar penjelasanku, lalu berkata ” Iya pak….memang saya harus mulai dari rumah saya sendiri….menyelamatkan keluarga terdekat itu yang lebih utama…….terima kasih pak”

saya pun tersenyum mendengarkannya….

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Catatan Harian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s