Hilangnya Catatan Sejarah Asy Syura Dalam Pembelajaran Sejarah Perkembangan Islam

Hilangnya Catatan Sejarah Asy Syura Dalam Pembelajaran Sejarah Perkembangan Islam

Siapa sebenarnya berkepentingan hilangnya sebuah sejarah ?
Siapa sebenarnya mendapat keuntungan jika sebuah sejarah hilang dalam pembelajaran ?

Yaitu mereka yang jelek dalam sejarah itu, agar nama baiknya pulih maka mereka berusaha menghilangkah, menyembunyikan dan mengubah sejarah.

Yaitu mereka yang tidak mau disebut sebagai penjahat dalam catatan sejarah, maka mereka berusaha menghilangkan, menyembunyikan dan jika tak bisa hilang maka mereka mengubah versi sejarah.
—————————–
Ambillah contoh sejarah pembunuhan cucu Nabi yakni Husein ibn Ali pada sejarah asy syura.

Kenapa sejarah asy syura hilang dalam catatan sejarah perkembangan Islam. Kalaupun ada versi sejarah menjadi tidak jelas.

Siapa yang berkepentingan atas hilangnya sejarah asy syura itu ?
Siapa yang mengambil keuntungan atas hilangnya sejarah asy syura itu ?

1. Yaitu mereka yang terlibat dalam pasukan pembunuh cucu Nabi itu. Mereka tidak mau dikenal sebagai pembunuh Imam Husein (Cucu Baginda Nabi)

Maka mereka berusaha mati-matian menyembunyikan sejarah asy syura dari khalayak umum, kalaupun tidak bisa disembunyikan maka mereka merubah versi asy syura sehingga mereka tidak lagi dikenal sebagai orang-orang yang membunuh dan menyembelih Imam Husein dan pengikutnya.

2. Yaitu mereka yang keturunan para pembunuh cucu Nabi. Sebab mereka tidak mau kakek-kakek mereka dikenal sebagai pembunuh cucu Nabi.

Mereka tidak mau dikenal sebagai anak keturunan para pembunuh Imam Husein Cucu Nabi.
———————————————-
Akibatnya :
Sejarah Asy syuraa hilang dalam catatan perkembangan sejarah Islam. Buktinya kapan asyu syura baru kita ketahui ?

Sejarah Asy Syura menjadi milik kaum sesat, jika belajar asy syura maka akan menjadi sesat.

Sejarah Asy Syura menjadi tidak jelas nama-nama siapa-siapa yang terlibat pasukan yang mengepung, membunuh dan menyembelih Imam Husen di Karbala
—————————————————-
Dan kita terbelah menjadi dua kelompok besar.

1. Satu kelompok adalah orang-orang yang mau mempelajari asy syuraa sebagai bagian dari sejarah perkembangan Islam.

2. Satu Kelompok adalah mereka yang menjadi pembela para pembunuh Nabi dengan menutup-nutupi sejarah asy syura, menutup-nutupi nama-nama para pembunuh dan menyebarkan tuduhan bahwa asy syuraa sesat.

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s