Diskusi Soal Kebencian, Keadilan dan Ketakwaan

 

Soal perbedaan sunni dan syiah, seharusnya tetap diletakkan pada kerangka al Quran dan Hadits Rasulullah.

akan tetapi masalahnya, logika yang dipakai sudah benar-benar menggunakan logika teologi kebencian, permusuhan.

Padahal al Quran sudah menyebutkan

QS : al Maa-idah : 8)
“……..Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa……”

Padahal Rasulullah sudah bersabda

Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya, “hai orang kafir,” maka kata itu akan menimpa salah satunya. Jika benar apa yang diucapkan (berarti orang yang dituduh menjadi kafir); jika tidak, maka tuduhan itu akan menimpa orang yang menuduh. [HR Muslim].

Hanya saja, teologi kebencian menjadi wajah Islam oleh sebagian orang. Akhirnya ketakwaan itu diukur dengan memfitnah, membenci dan Memusuhi

Dengan teologi kebencian itu, kita semakin dijauhkan dengan ketakwaan

‪#‎Edisi‬ Kajian Keislaman Dalam Tinjuan Kritis dan Braindstorming

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s