Kejahatan Khalid bin Walid

Soal Sahabat Nabi ku ceritakan padamu tentang Khalid bin WalidDi Zaman Rasulullah, Khalid bin Walid diperintahkan untuk berdakwah di Suku Bani Judzimah. Bukannya berdakwah Khalid bin Walid malah membunuh semua anggota suku Bani Judzaimah

Padahal sudah ada ayat Quran an Nisa : 94

Ketika berita itu sampai kepada Nabi SAWW, beliau mengangkat tangan dan berdoa: “Ya Allah, aku berlepas tangan dari perbuatan Khalid! (Beliau mengulangi ucapannya ini, dua kali, sebagaimana tercantum dalam Shahih Al-Bukhari, jilid III, halaman 47, pada bab “Al-Maghazi: Pengutusan Khalid bin Walid ke suku Juzaimah”.

Lalu Rasulullah mengutus Ali bin Abu Thalib ke perkampungan suku Judzaimah, seraya membawa uang, untuk dibayarkan kepada mereka sebagai tebusan atas kematian orang-orang mereka serta kehilangan harta benda mereka.

Di Zaman Abu Bakar sebagai khalifah, Khalid bin Walid diutus untuk meminta zakat kepada Suku Malik bin Nuwairah, sebab Malik bin Nuwairah tidak membaiat Abu Bakar sebagai Khalifah, tapi membaiat Ali sebagai Khalifah sehingga tidak membayar zakat kepada Abu Bakar

Akan tetapi Khalid bin Walid malah membunuh Malik bin Nuwairah dengan menyembelihnya. Lalu mengambil istrinya tanpa menungga masa iddah

Peristiwa itu diketahui Umar bin Khattab, Umar berkata kepada Khalid bin Walid “Engkau telah membunuh seorang Muslim, lalu engkau memperkosa istrinya! Demi Allah, akan kurajam engkau!”

Kemudian ia memberitahukan tentang masalah itu kepada Khalifah Abu Bakar “Khalid telah berzina, rajamlah ia!” Namun Abu Bakar menjawab: “Aku tidak akan merajamnya. Ia telah ‘bertakwil’ dan keliru dalam takwilnya itu.”

Umar berkata lagi: “Dan ia juga telah membunuh seorang Muslim. Bunuhlah ia sebagai hukuman atas perbuatannya itu!” Jawab Abu Bakar: “Tidak, aku tidak akan membunuhnya karena itu. Ia telah bertakwil dan keliru dalam takwilnya itu.”

Peristiwa ini telah disebutkan oleh Muhammad bin Jarir Ath-Thabari dalam Tarikh-nya serta Ibn Atsir dalam Al-Kamil. Juga oleh Watsimah bin Musa bin Al-Furat serta Al-Waqidi dalam kedua kitab mereka, Saif bin Umar dalam kitab Ar-Riddah wa Al-Futuh, Zubair bin Bakkar dalam Al-Muwaffaqiyyat, Tsabit bin Qasim dalam Ad-Dalail, Ibn Hajar Al-‘Asqallani (pada pasal tentang riwayat hidup Malik) dalam Al-Ishabah, Ibn Syahmah dalam kitab Raudhah Al- Manadzir, Abu Al-Fida’ dalam Al-Mukhtasar,
———————————————————–

Atas dua peristiwa ini, pembantaian Bani Juzaimah, pembantaian Malik bin Nuawairah dan Perkawinan paksa Tamim binti Al-Minhal (Istri Malik bin Nuwairah), Muslim yang tahu dan sadar sejarah tak akan mengganggap Khalid bin Walid adalah sahabat Nabi yang baik dan adil. Tapi Khalid bin Walid contoh Sahabat Nabi yang berprilaku buruk.

Dari peristiwa pembunuhan Malik bin Nuwairah kita juga dapati kenyataan Abu Bakar tidak mau melaksanakan hukum Allah (Hukum Qishas dan Hukum Rajam) hanya demi menjaga Khalid bin Walid. Kenapa ?

Fakta lain : Khalid bin Walid salah seorang sahabat yang ikut membakar kamar Ali bin Thalib – Fathimah untuk memaksa ahlul bait membaiat Abu Bakar.

‪#‎Edisi‬ Kehidupan Sahabat Nabi dalam Kajian Kritis dan Braindstorming

Iklan

Tentang laboratoriumpencerahan

I'm a student......
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s