Teori Konspirasi dan Umat Islam Indonesia

TEORI KONSPIRASI DAN UMAT ISLAM INDONESIA
Nanang Wijaya
(Pengamat Sosial Budaya dan Staff Pengajar FISIP UNTAD Palu)Secara sederhana teori konspirasi meyakini bahwa dibalik semua kejadian, khususnya kejadian-kejadian negatif (yang berefek merugikan), terdapat sekelompok kecil orang yang sengaja merencanakan, beraksi penuh intrik, siasat, licik dan rahasia. Mereka menggunakan metode, taktik dan strategi intelijen dalam setiap aksinya yang kemudian aksi tersebut dituduhkan kepada orang lain atau kelompok lain untuk bertanggungjawab.

Semua aksi tersebut dilakukan tentunya atas kepentingan lembaga (bisa swasta, akan tetapi bisa pemerintah) atau kepentingan pribadi orang-orang tertentu untuk mengeruk keuntungan dalam setiap kejadian. Sementara aksi mereka mulai dari membangun citra (image building) sampai mengeksekusi (menculik dan membunuh). Akan tetapi dalam setiap aksi mereka selalu ada korban yang dijadikan kambing hitam dan bertanggungjawab atas kejadian lalu menerima akibat dari aksi yang tidak pernah lakukan.

Sebutlah kejadian WTC 9/11, dimana kejadian tersebut akhirnya dituduhkan kepada sekelompok orang-orang keturunan Arab dengan mengkaitkan dengan gerakan al Qaeda. Akan tetapi beberapa penelitian atas kejadian tersebut menunjukan bahwa tragedi WTC dirancang begitu rinci dengan perhitungan yang sangat akurat yang perencanaannya tentunya tidak sebanding dengan pengetahuan dan pengalaman orang-orang yang dituduh melakukannya. Akan tetapi penganut teori konspirasi yakin bahwa tragedi WTC sudah dirancang sedemikiann rupa dan yang merencanakan semua itu adalah pihak intelijen AS yang berada dibalik semua kejadian tersebut dengan tujuan agar AS mendapat legitimasi melakukan penyerangan pada negara-negara Islam dengan alasan memburu al Qaeda. Artinya, tragedi WTC adalah konspirasi yang mengorbankan umat Islam.

Atau kejadian kecelakaan yang menimpa Putri Diana dan Dody alfayed, kejadian menyebabkan kematian keduanya dan yang dipersalahkan adalah para paparazzi yang mengejar mobil mereka sehingga terjadi kecelakaan. Akan tetapi penganut teori konspirasi percaya bahwa kecelakaan tersebut sudah direncanakan dengan matang jauh sebelum kejadian itu terjadi. Penganut teori konspirasi yakin bahwa ada pihak yang tidak ingin Putri Diana mempermalukan pihak kerajaan Inggris dengan memperlihatkan secara terang-terangan perselingkuhannya dengan Dody Alfayed, sementara diketahui bahwa Dody Alfayed adalah seorang Muslim.

Dan yang paling mengejutkan dan membuat teori konspirasi semakin kukuh yaitu pengakuan seorang mantan agen rahasia AS, John parkins dengan bukunya Economic Hit Man, dimana parkins bercerita secara blak-blakan tentang kegiatan-kegiatan agen rahasia AS yang melakukan aksinya dibeberapa negara, aksi yang membuat negara jatuh bangkrut sampai aksi pembunuhan seorang presiden dengan (seolah-olah) kecelakaan.

Lantas bagaimana dengan Indonesia ? utamanya umat Islam Indonesia ? Umat Islam Indonesia sebagai pemeluk agama mayoritas dan terbesar didunia tentunya tidak lepas dari konspirasi-konspirasi licik dari pihak-pihak yang tidak pernah ingin umat Islam Indonesia memegang peranan penting baik di negara Indonesia apalagi di dunia.

Sebutlah kerusuhan-kerusuhan sosial yang terjadi ambon, poso atau aceh adalah proyek-proyek konspirasi yang meruntuhkan kekuatan bangsa Indonesia, khususnya kekuatan umat Islam dengan ajaran agamanya. Dengan sengaja umat Islam dibenturkan dengan umat lain dalam konflik yang menelan korban dan kerugian yang sangat besar. Pendekatan teori konflik, kita akan percaya bahwa dibalik konflik yang terjadi terdapat sekelompok orang yang merencanakan dan mengatur konflik tersebut. Lantas siapa yang diuntungkan dengan konflik tersebut, baik diuntungkan secara politik maupun secara ekonomi, maka merekalah yang patut dituduh menjadi dalang konspirasi konflik tersebut.

Setelah konflik antar agama, bangsa Indonesia kemudian didera lagi dengan kasus terorisme, dimana tuduhan utamanya adalah umat Islam sebagai pelaku teror. Maka kasus bom Bali tidak pernah akan kita lupakan. Imam Samudra dkk menjadi tertuduh utama dan mereka mengaku melakukan itu. Akan tetapi hampir semua orang tidak percaya bahwa Imam Samudra dkk tidak akan pernah bisa membuat bom dengan kekuatan se dahsyat bom Bali.

Dalam teori konspirasi, dikenal dua jenis korban yakni korban kejadian (orang-orang yang terkena dampak langsung kejadian, seperti luka dan kematian) dan Korban Pelaku (orang-orang yang sengaja dipersiapkan sebagai penanggunjawab kejadian). Korban Pelaku adalah orang-orang yang melakukan aksi seolah-olah aksi itu dari mereka tanpa ada yang menunggangi, mereka adalah korban hasutan, provokasi dan doktrin. Para penganut Teori Konspirasi sangat percaya bahwa Imam Samudra dkk adalah korban pelaku yang sama sekali tidak sadar bahwa mereka adalah korban konspirasi.

Dan dengan aksi-aksi peledakan bom yang dilakukan oleh orang-orang merasa memperjuangkan kebenaran justru memberikan legitimasi kepada aparat keamanan untuk menangkap dan memeriksa setiap orang yang dituduh terorisme tanpa prinsip praduga tak bersalah. Dan juga akibat aksi teror ini lahirlah detasemen 88 yang bisa melakukan apa saja termasuk pembunuhan dengan alasan membasmi terorisme.

Membahas konspirasi dibalik isu terorisme kita tidak bisa lepas dari nama dr. Azhari yang pada akhirnya tewas ditangan aparat keamana dengan dalil melakukan perlawanan, akan tetapi para penganut teori konspirasi justru mempertanyakan mengapa dr. Azahari justru harus dilumpuhkan dengan cara dibunuh ? dengan perlawanan tiga orang lawan beratus-ratus aparat keamanan dengan kekuatan penuh ?

Soal terorisme mereda, bangsa ini kembali diguncang oleh persoalan sekte atau aliran sesat dan kembali yang menjadi korban adalah umat Islam. Sebutlah sekte Taman Eden yang dipimpin oleh Lia Aminudin yang percaya bahwa dirinya adalah titisan jibril dan anaknya adalah Imam Mahdi. Pasca penahanan Lia Aminudin, sekte tersebut sampai sekarang masih beraktivitas. Seolah-olah setelah Lia Aminudin menjalani hukumannya, sekte dibolehkan lagi beraktivitas yang suatu saat kemudian dipermasalahkan lagi dan berakibat kerugian materil maupun moril yang lebih besar (seolah-olah bom waktu yang disimpan dan kemudian diledakkan).

Lepas dari sekte Taman Eden, kita kemudian dikejutkan dengan Al Qiyadah al Islamiyyah dengan Nabinya Ahmad Mushadeg yang memiliki anggota sampai ribuan orang dan tersebar hampir diseluruh pelosok Indonesia. Kita menjadi bertanya-tanya, kenapa al Qiyadah begitu cepat tersebar dan dibiarkan begitu saja sampai memiliki ribuan anggota dan mengapa nanti begitu besar kemudian baru diusut dan dipermasalahkan ? bukankah akibatnya adalah konflik antar umat Islam semakin besar.
Dan terakhir kita disibukkan dengan persoalan Ahmadiyah, sekte yang memiliki anggota hampir diseluruh dunia. Sekte yang sudah puluhan tahun masuk di Indonesia, dimana selama ini keberadaan mereka tidak pernah dipersoalkan sehebat sekarang ini. Pertanyaannya mengapa ketika Indonesia bersiap-siap untuk memasuki pemilu 2009, kasus Ahmadiyah merebak dan cukup menggoncangkan umat Islam Indonesia, bagaimana tidak.

Umat Islam Indonesia akhirnya terpecah menjadi dua kelompok besar dalam menanggapi keberadaan Ahmadiyah. Satu kelompok yang sangat tidak setuju keberadaan dan aktivitas Ahmadiyah, kelompok ini sangat berharap agar pemerintah dengan menggunakan kekuasaanya agar membubarkan kelompok Ahmadiyah, sebutlah kelompok ini kelompok fundamentalis dan radikal, sebab beberapa oknum diantaranya bahkan membolehkan untuk menyakiti dan merusak apa saja yang menjadi miliki anggota Ahmadiyah. Sementara kelompok kedua adalah kelompok yang membela keberadaan dan hak-hak kepercayaan Ahmadiyah, kelompok ini menggunakan isu demokrasi dan HAM, sebutlah mereka ini kelompok Liberal. Dan isu Ahmadiyah mengakibatkan konflik antara Islam Fundamentalis dan Islam Liberal sementara umat Islam Awam bingung dan semua itu terjadi jelang pemilu 2009, pertanyaannya kenapa nanti jelang pemilu ?

Berlepas dari semua isu diatas, satu yang harus kita simpulkan dan kita yakini bahwa untuk Indonesia dan umat Indonesia pada khususnya, selalu ada yang tidak suka dan tidak ingin umat Islam memegang peranan penting, sebab mereka mengidap penyakit Islam Phobia dan mereka inilah yang terus membuat konspirasi untuk melemahkan kekuatan umat Islam. Untuk itu kita harus terus waspada atas konspirasi-konpirasi tersebut.

9 Balasan ke Teori Konspirasi dan Umat Islam Indonesia

  1. sensaru yanick berkata:

    allah swt menyuruh tuk slaslu berzikir or mengingatnya setiap saat,semua yg terdapat pada diri nabi muhammad adalah yg pantas diteladani seluruh umatnya,and nabi muhammad pabila sepeninggal beliau nanti,agar slalu berpegang teguh pda al-qur’an and hadist,ane pikir banyak benarnya tuh tulisan2 ente,tentang rencana2nya tuk menundukkan umat muslim didunia,tapi ga bakal mungkin bisa menghilangkan umat muslim,karena dunia ini dgn berbagai ilmu2 didalamnya itu semua,hanya diperuntukkan bagi umat2nya nabi muhammad.kalau umat sudah tidak exis lagi,ya udah kiamat deh jadinya,tapi ingat ya,semua ini dikarenakan asal usulnya dari daya upaya sang iblis laknattullah.karena dia berjanji pada allah swt agar tuk slalu menggoda anak cucu adam,supaya menemaninya kelak dineraka.jadi tuk memudahkan godaan2 tsb.(singkat aja ya)adam dan hawa dihukum allah turun kebumi,dikarenakan lebih mudah iblis membujuk hawa tuk memakan buah terlarang(khuldi)singkatnya akhirnya dimakan oleh adam and hawa.setelah dihukum turun kebumi,kalau mau makan harus dicari dahulu,nabi adam habis2an mengingatkan agar si hawa jangan lagi tergoda oleh iblis.(singkatnya)si iblis tau tentang unsur2 ato asal pembuatan manusia,salah satunya yg penting DNA.jadi iblis pas waktu yg ditunggu yaitu bahan2 persediaan makanan adam hawa habis,si adam pe gi berburu,lalu iblis berubah wujud jadi seorang yg tua,and lalu menghampiri si hawa,(singkatnya)si tua tadi menawarkan bantuan makanan berupa seekor ternak(singkatnya)si tua mohon pamit,ternaknya tadi langsung dimasak oleh si hawa.and si adam pulang tanpa apa2,and senang bgt meliat istrinya menghidangkan makanan,langsung disantap mereka.tanpa diketahui asal usul makanan tsb.karena lapar yg sangat.selesai habis disantap semua.si iblis muncul,and menjelaskan bahwa yg dimakan tadi adalah anaknya yg diserupakannya.yg hal utamanya adalah.godaan2 dari luar tubuh,tidak terlalu efektip.jadi kalau udah ada dalam tubuh,mudah deh godaan2 apapun yg masuk…liat ja manusia2 sekarang…

  2. Ping balik: Teori Konspirasi dan Umat Islam Indonesia

  3. Abie Fadhli berkata:

    salam.

    kepada Pa Nanang Wijaya, mohon izin untuk memposting kembali artikelnya di blog saya …..

    Trims banyak

  4. haji umrah berkata:

    Artikelnya sangat mencerahkan….. mohon izin reposting…terima kasih.

  5. Dhika berkata:

    Umat Islam Indonesia? Bagaimana dengan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, Konghucu, dll? DILUPAKAN? Please, no SARA.

  6. agnos berkata:

    Makanya berfikirlah dengan akal sehat dan hati nurani jangan dengan emosi!!
    jangan mudah diprovokasi, di doktrin dan dihasut orang lain. tapi sangat susah untuk rakyat Indonesia yang masih belum dewasa. jangan kan hal beginian, nonton bola aja rusuh!!! iya kan???
    anarki dan extrimis memang sangat susah dilepaskan dari masyarakan kita!! karena pada dasarnya masyarakat kita sangat senang dengan anarki….

  7. desyhanaross berkata:

    Terimakasih sharingnya pak :)

  8. Ping balik: Teori Konspirasi dan Umat Islam IndonesiaTEORI KONSPIRASI DAN UMAT | sayagugum

  9. joki berkata:

    membaca tulisan anda, cuma bisa mengelus dada. itulah kita manusia, tidak pernah ingin disalahkan, harus ada kambing hitam. lebih baik kalo mau mencari jalan pencerahan itu melihat kedalam, bukan keluar. mencari kebenaran, bukan pembenaran.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s